Tepat di Peringatan HGN, Disdik Sumenep Luncurkan Kartu Cerdas Siswa
Cari Berita

Tepat di Peringatan HGN, Disdik Sumenep Luncurkan Kartu Cerdas Siswa

Tuesday, 3 December 2019

Bupati Sumenep, Busyro Karim, saat serahkan Kartu Cerdas Siswa ke para pelajar di peringatan HGN.(Foto : Hendra/Biro Sumenep)

SUMENEP, MaduraPost.co.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep melalui Dinas Pendidikan (Disdik) meluncurkan Kartu Cerdas Siswa sebagai upaya mempercepat peningkatan mutu dan kualitas pendidikan, bersamaan dengan Apel Akbar Hari Guru Nasional (HGN) tahun 2019.

Kepala Disdik Sumenep, Bambang Irianto, mengatakan, Kartu Cerdas Siswa tersebut mempunyai fungsi sebagai absensi siswa ketika masuk dan pulang dari sekolah, sehingga bisa mencegah kenakalan siswa tidak masuk sekolah.

“Setiap siswa saat masuk maupun pulang sekolah harus menggesekkan kartu cerdas ke alat yang telah disediakan di sekolah,” ungkap Bambang, usai Apel Akbar Hari Guru Nasional di Areal Timur Taman Potre Koneng, Senin (2/12).

Dia menyatakan, setiap siswa yang menggesekkan Kartu Cerdas Siswa, baik saat masuk dan pulang sekolah, ada laporan pemberitahuan kepada masing-masing orang tua atau wali murid, bahwa anaknya sudah masuk atau pulang sekolah.

“Setiap orang tua atau wali murid menerima pesan singkat pemberitahuan melalui Short Message Service (SMS) ke nomor telepon yang sudah terdaftar, kalau anaknya masuk dan pulang sekolah,” tutur Bambang Irianto.

Selain itu, dia juga mengungkapkan, kartu cerdas siswa sebagai buku tabungan, diharapkan mampu menggalakkan budaya gemar menabung kepada para pelajar sejak dini, agar bisa menghindarkan dirinya dari budaya konsumtif berlebihan, sehingga hasil menabung ini bermanfaat untuk masa depannya.

“Sebagai tahap awal, Kartu Cerdas Siswa diberlakukan di 10 lembaga pendidikan tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) dengan jumlah siswa sebanyak seribu empat ratus anak,” tuturnya.

Peluncuran Kartu Cerdas Siswa ditandai dengan penyerahan kartu oleh pimpinan Bank Jatim Kantor Cabang Sumenep, Tri Sigit Atmoko, kepada Bupati Sumenep, Busyro Karim, yang selanjutnya menyerahkan secara simbolis kepada siswa.

Pihaknya menargetkan pada tahun 2020 mendatang, semua lembaga pendidikan di lingkungannya sudah menerapkan Kartu Cerdas Siswa. Namun, yang jelas program Kartu Cerdas Siswa tidak menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sumenep.

“Kami bekerjasama dengan Bank Jatim Cabang Sumenep untuk program Kartu Cerdas Siswa, dan targetnya seluruh SMP di jajarannya sebanyak 43 lembaga di tahun 2020 sudah menerapkan kartu itu,” pungkas mantan Kepala Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman (PRKP) dan Cipta Karya ini. (MP/MHE/DIN)