PERSEPAM Jaya Dimasa Bupati Kholilurrahman, Tenggelam Ditangan Bupati Baddrut Tamam
Cari Berita

PERSEPAM Jaya Dimasa Bupati Kholilurrahman, Tenggelam Ditangan Bupati Baddrut Tamam

Monday, 2 December 2019

Kholilurrahman bersama Achsanul Qosasi menyapa suporter VS Bupati Baddrut Tamam bersama Wakil Bupati Pamekasan Raja'i waktu mengganti nama Stadion Ratu Pamellingan Pamekasan


PAMEKASAN, Madurapost.co.id - Pecinta sepak bola tanah air khususnya  masyarakat Pamekasan yang tergabung dalam suporter tretan thibi' dan Suporter Madura Bersatu mempertanyakan eksistensi klub sepak bola asal Pamekasan yang bersama Persepam (Persatuan Sepak Bola Pamekasan).

Setelah merangkak dari Kompetisi Liga II dan sukses berlaga dalam ajang Indonesia Super League (ISL), Persepam Mampu mempersatukan masyarakat pecinta sepak bola Madura dengan merubah namanya menjadi Persepam Madura United (Persepam MU).

Keberhasilan Persepam menuju kasta tertinggi sepak bola tanah air dan dikenal oleh seluruh pecinta sepak bola tidak lepas dari peran Kholilurrahman yang pada saat itu menjabat sebagai Bupati Pamekasan sekaligus Ketua Umum Persepam.

Bersama Achsanul Qosasi yang pada saat itu menjabat sebagai anggota DPR RI sekaligus manager Persepam. Telah  Mampu mengantarkan Persepam sebagai club sepak Bola yang disegani.

Namun kejayaan Persepam MU tidak berlangsung lama. Setelah berlaga di ajang ISL selama dua Musim (2012 sampai 2013), bersama dengan digantinya Bupati Pamekasan dari K.Kholilurrahman kepada Ach Safii Yasin. Persepam juga mengalami degradasi dan turun peringkat ke liga II.

Dibawah kepemimpinan Ach Safii Yasin sebagai Bupati Pamekasan sekaligus Ketua Umum, Persepam berganti nama dari Persepam Madura United menjadi Persepam Madura Utama dibawah kendali MH Said Abdullah Sebagai Manager.

Dibawah kendali Bupati Ach Syafi'i, Persepam tidak bisa bangkit bahkan tetap stagnan di liga II hingga sampai masa kepemimpinan Bupati Baddrut Tamam.

Bersama Bupati Baddrut Tamam, Persepam yang awalnya bertahan di liga II turun ke kasta terendah sepak Bola Nasional ke level liga III.

Hingga saat ini, dibawah kepemimpinan Bupati Baddrut Tamam yang dikenal sebagai pemimpin inovatif dan pernah mendapat penghargaan Kabupaten Layak Pemuda. Persepam semakin tenggelam karena disanksi oleh PSSI untuk tidak bisa bermain di Liga III.

Bahkan komitmen Baddrut Tamam terhadap pecinta sepak bola Madura terkesan hanya omong kosong. Karena semua janji Bupati yang berkaitan dengan Sepak Bola tidak bisa ditepati.
Hal itu disampaikan Baim Salah satu Suporter Madura Bersatu asal Kecamatan Pakong.

"Jangankan untuk membesarkan Persepam, Janji dia saja mau mindah tribun Utama Stadion Glora Ratu Pemellingan Juga tidak ditepati, Padahal itu masuk janji seratus hari kerja Bupati Berbaur Jika Terpilih" Kata Baim Pada Madurapost.co.id. Senin, 02/12/2018

Lebih lanjut Baim mengatakan, Bagi pecinta sepak bola di Kabupaten Pamekasan, Bupati Kholilurrahman jauh lebih baik daripada Bupati Baddrut Tamam.

"Di masa Bupati Kholilurrahman, Persepam Bangkit. Dimasa Bupati Baddrut Tamam, Persepam Tenggelam" Imbuhnya.

Untuk itu, Baim sebagai pecinta sepak bola mengharap agar ada upaya dari Bupati Pamekasan untuk membangkitkan Persepam menjadi Club yang diperhatikan pecinta sepak bola tanah air. (Mp/Liq/Rul)