OPD Bangkalan Mandul Inovasi, Dana Perimbangan Tahun 2020 Alami Penyusutan
Cari Berita

OPD Bangkalan Mandul Inovasi, Dana Perimbangan Tahun 2020 Alami Penyusutan

Wednesday, 4 December 2019

Foto : Ilustrasi

BANGKALAN, MaduraPost.co.id - Dana perimbangan dari pemerintah pusat untuk Kabupaten Bangkalan diproyeksikan akan menyusut pada tahun 2020 mendatang, Rabu, (4/12/19). Tak tanggung-tanggung, Dana itu diperkiran turun hingga 70 Milyar dari jumlah semula.

Anggota Komisi A DPRD Bangkalan, Ahmad Safik, mengatakan, penyusutan Dana Perimbangan tersebut, lantaran beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di kabupaten Bangkalan justru tak minim inovasi dalam menyusun program di masing-masing instansi. Bahkan beberapa kegiatan yang telah diselenggarakan justru hanya bersifat seremonial.

Ia menyebut beberapa program yang hanya monoton pada hal hal biasa, serta minimnya kegiatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, justru berdampak pada Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran(Silpa) yang banyak dikembalikan.

“Rata-rata OPD hanya bisa membuat kegiatan yang bersifat seremonial. Seminar, pelatihan, workshop, sosialisasi dan lainnya. Sehingga banyak silpa yang dikembalikan” ungkapnya.

Ia merinci, untuk tahun 2019 dana perimbangan untuk Kabupaten Bangkalan sebesar Rp 1.534.873.508.459, sedangkan tahun 2020 sebesar Rp.1.461.624.911.055, atau berkurang Rp 73.248.597.404. Dana tersebut terdiri dari Dana Bagi Hasil Pajak/Bagi Hasil Bukan Pajak sebesar Rp 81.485.869.055, Dana Alokasi Umum (DAU) sebesar Rp 1.053.825.817.000 Dan Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp 326.313.225.000.

Ia melanjutkan, Banyaknya penyusutan Dana Perimbangan pada tahun 2020 mendatang lantaran banyaknya silpa yang dikembalikan. Sehingga tolok ukur besaran Dana tersebut juga dihitung berdasarkan kemampuan Kabupaten Bangkalan dalam mengelola anggaran.

“Pemerintah pusat kan melihat bisa tidaknya kabupaten mengelola anggaran.  Jadi apa yang diberikan oleh Pemerintah Pusat itu sudah sesuai dengan kemampuan tiap kabupaten,” imbuhnya.(Mp/Sur/Din).