Efek Pilkades Sumenep, Satu Warung di Desa Pajudan Dibakar Pendukung Kades Terpilih
Cari Berita

Efek Pilkades Sumenep, Satu Warung di Desa Pajudan Dibakar Pendukung Kades Terpilih

Tuesday, 3 December 2019

Salah satu warung yang terbakar di Dusun Nyakalong Desa Pajudan,Karang Sokon.

SUMENEP, MaduraPost.co.id - Salah satu warung semi permanen di Dusun Nyokalong, Desa Payudan Karongsokan Kecamatan Guluk Guluk Kabupaten Sumenep,diduga dibakar salah satu pendukung Kepala Desa setempat.

Pantauan Madurapost.co.id, Warung milik Hamid yang berukuran 3×3 meter itu hangus tak tersisa dan rata dengan tanah.

Salah satu pemilik warung, Hamid, menuturkan, warung miliknya diduga dibakar oleh HS, salah satu pendukung Kades terpilih Desa Pajudan. Ia merasa jika warung miliknya dibakar lantaran Ia tak memilih kades terpilih saat kontestasi Pilkades beberapa waktu lalu.

"Saya merasa ini ada kaitannya dengan pemilihan kepala desa disini. Karena saya tidak memilih kepala desa yang jadi sekarang," ujar Hamid

Lebih lanjut Hamid mengatakan, tanah yang ditempati warung miliknya adalah Tanah Kas Desa. Sehingga setiap warga mempunyai hak untuk menempati selama bukan untuk menguasai.

Sementara itu, Anggota Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Java Corruption Watch (JCW), mengatakan aksi pembakaran tersebut bisa dijerat dengan pasal hukum pidana. Pasalnya, tindakan tersebut sudah memenuhi unsur pengrusakan yang direncanakan,  yakni pasal 406, 408, dan 410 (Kitab Undang - undang Hukum Pidana) KUHP," Ujar Rahem.

Rahem berjanji akan mengawal kasus tersebut hingga proses pelaporan. Menurutnya, dari sekian pasal itu maka HS bisa dipidana minimal 4 tahun penjara.

"Saya selaku lembaga kontrol sosial akan terus mengawal korban dalam melakukan pelaporan nanti," pungkasnya.

Hingga berita ini dimuat, Kades terpilih Desa Pajudan enggan memberikan keterangan meski sudah berkali kali dihubungi via telepon.(mp/uki/din)