Wakil Bupati Pamekasan, Raja'e ; Masih Banyak Rokok Ilegal Di Pamekasan
Cari Berita

Wakil Bupati Pamekasan, Raja'e ; Masih Banyak Rokok Ilegal Di Pamekasan

Monday, 18 November 2019

Wakil Bupati Pamekasan, Raja'e

PAMEKASAN, Madurapost.co.id - Maraknya rokok ilegal yang dijual bebas di toko dan warung di Kabupaten Pamekasan menunjukan kerja Bea dan Cukai tidak maksimal.

Dalam sambutan yang disampaikan Wakil Bupati Pamekasan pada saat  acara jalan jalan sehat, Raja'e juga menyinggung keberadaan rokok ilegal di Kabupaten Pamekasan. Minggu, 17/11/2019

"Banyak rokok ilegal di Kabupaten Pamekasan" Kata Raja'e dikutip dari tribun Madura.com

Mantan Kepala Desa Bujur Barat itu juga menjelaskan ciri ciri rokok ilegal antara lain tanpa dilekati pita cukai, dilekati pita cukai yang bukan haknya, pita cukai tidak sesuai golongan, pita cukai bekas atau produksi rokok tanpa izin.

Raja'e hanya meminta masyarakat untuk membeli rokok yang resmi dan bercukai dan tidak membeli rokok yang ilegal.

Pernyataan Wakil Bupati Pamekasan Tersebut mendapat tanggapan dari Korwil Madura LSM LPKP-2HI, Marul Saleh, Menurutnya pernyataan Wakil Bupati Pamekasan hanya fokus pada pendapatan Pemkab yang akan didapat dari  Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT)'.

" Seharusnya Pak Wabup Juga menjelaskan dampak hukum bagi yang memproduksi rokok ilegal di Kabupaten Pamekasan" Kata Marul. Senin, 18/11/2019

" Masak masyarakat disuruh beli yang ada cukainya, tapi Pabriknya yang memproduksi rokok ilegal di biarkan" Imbuhnya

Lebih lanjut Marul menjelaskan bahwa peredaran rokok ilegal di Kabupaten Pamekasan disebabkan banyaknya Perusahaan Rokok (PR) yang nakal.

"Kalau Bea dan cukai serta Pemerintah Kabupaten Pamekasan mau membasmi rokok ilegal, Saya yakin DBHCHT yang akan didapat Pemkab Pamekasan akan bertambah" Tuturnya. (Mp/Uki/Rul)