TP4D dan TP4P Akan Dibubarkan Karena Dianggap Sebagai Tempat Berlindung
Cari Berita

TP4D dan TP4P Akan Dibubarkan Karena Dianggap Sebagai Tempat Berlindung

Wednesday, 20 November 2019

Menkopolhukam Mahfud MD saat melakukan kunjungan ke Kepala Kejaksaan Agung ST Burhanuddin

JAKARTA, Madurapost.co.id - Pertemuan Menko Polhukam Mahfud dengan Kejaksaan Agung ST Burhanuddin menghasilkan kesepakatan untuk pembubaran Tim Pengawal, Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Pusat (TP4P) dan Pengawal, Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D)

Pertemuan keduanya berlangsung di Kantor Kejaksaan Agung Jalan Sultan Hasanuddin Dalam, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (20/11/2019).

Usai bertemu dengan Jaksa Agung Burhanuddin,  Mahfud MD menjelaskan bahwa program TP4 sudah tidak difungsikan sebagaimana mestinya.

"Dulu ini (TP4D) dimaksudkan untuk mendampingi para pemerintah daerah membuat program-program agar tidak terlibat dalam korupsi, agar bersih, tetapi kemudian dalam perkembangannya ya ada bagus, tapi ada keluhan kadangkala dijadikan alat oleh oknum-oknum tertentu misalnya untuk ambil keuntungan," kata Mahfud

"Ketika kepala daerah ingin membuat program pembantuan, lalu minta semacam persetujuan sehingga seakan-akan sudah bersih, tapi ternyata tidak bersih," imbuhnya.

Menurut Mahfud, memang tidak semua kepala daerah berniat buruk terhadap program itu. Namun, karena sudah terlalu banyak oknum yang bermain bahkan berlindung di TP4D itu, menurut Mahfud, program itu lebih baik dibubarkan.

"Ada juga Pemda yang ingin berlindung dari ketidakbenaran seakan-akan sudah berkonsultasi dengan TP4. Nah hasil-hasil yang bagus ini dirusak oleh yang sedikit dilakukan. Oleh oknum bupati dan jaksa, sehingga pada akhirnya dari pada mudarat, TP4 ini akan segera dibubarkan, akan segera dibubarkan, dan itu tidak menyalahi hukum apa-apa," jelas Mahfud. Seperti dikutip detik.com. (Mp/Uki/Rul)