Tidak Terima Dituduh Dukun Santet, Madruki Tega Bacok Tetangganya
Cari Berita

Tidak Terima Dituduh Dukun Santet, Madruki Tega Bacok Tetangganya

Sunday, 3 November 2019

Madruki Pelaku Penganiayaan di Sumenep hingga menyebabkan tangan korban terputus

SUMENEP, Madurapost.co.id - Motif pembacokan yang dialami Marbani (60) warga Dusun Asem, Desa Banraas, Pulau Gili Iyang, Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep akhirnya terungkap.

Kasubbag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, mengatakan, Tindakan keji yang dilakukan oleh Madruki (50) itu lantaran korban menuduh tersangka sebagai dukun santet. Madruki yang marah akhirnya mendatangi korban kemudian melancarkan aksinya.

"Dari hasil pemeriksaan, tersangka mengaku marah lantaran dituduh dukun santet oleh korban," Terangnya.

Widiarti melanjutkan, pihak aparat akhirnya berhasil menangkap pelaku di wilayah yang tak jauh dari lokasi pembacokan. Saat ini, tersangka sedang diamankan di Mapolres Sumenep untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Diberitakan sebelumnya, pada sabtu malam, Madruki tega melakukan penganiyaan kepada  Marbani yang sedang menonton TV di rumah tetangganya. Madruki datang dengan sebilah celurit dan langsung mengarahkan ke bagian tangan kiri korban hingga putus.

Selain itu, Madruki juga melakukan pembacokan berkali-kali ke arah kepala dan telinga korban hingga membuat korban mengalami luka parah dan luka robek. (Mp/fat/din)