Spesialis Begal Ditangkap Polres Bangkalan, Begini Modus Yang Mereka Lakukan
Cari Berita

Spesialis Begal Ditangkap Polres Bangkalan, Begini Modus Yang Mereka Lakukan

Tuesday, 19 November 2019

 H.Yuli dan Moh Bahar, Dua Tersangka sindikat pencurian dengan kekerasan saat diamankan Polres Bangkalan

BANGAKALAN, Madurapost.co.id -Polres Bangkalan berhasil sergap dua tersangka sindikat pencurian dengan kekerasan atas nama H. Yuli (52) asal Sumenep, dan Moh. Bahar (45) alamat Jl.Air Terjun Desa Burneh Bangkalan. Selasa, (10/9/11/19).

Diketahui motif pencurian yang dilakukan oleh tersangka adalah untuk modal berobat istrinya yang sedang mengalami sakit.

"Ini semua karena kepepet ekonomi dan untuk mengobati istri yang sudah sakit stroke, yang sudah 1 tahun lebih," Ujar H. Yuli saat diwawancarai saat konferensi pers di Mapolres Bangkalan.

Hal yang menarik dalam kasus pencurian dengan kekerasan ini adalah tersangka H. Yuli untuk mengelabui korban Slamet Begyo (48) asal Desa Karangduren, Kecamatan Sokaraja Kabupaten Banyumas cukup cerdik dan unik.

Pasalnya H. Yuli menyewa mobil Toyota Calya milik Slamet Begyo sekaligus menjadikannya sebagai sopir ke Madura pada 5 November 2019, dari Kabupaten Tegal, Jawa Tengah bersama sang istri yang sedang sakit dan anak, beserta keponakannya.

Nahas, tiba di Desa Jambuh Kecamatan Burneh Bangkalan pada 7 November 2019 pukul 22:30 WIB. Korban didatangi dua pria menggunakan sepeda motor sambil mengeluarkan senjata tajam (sajam) jenis pisau penghabisan. Korban ketakutan dan menghentikan laju mobilnya.

Tak berhenti disitu, korban kemudian di todong pisau ke arah mukanya sambil meminta surat-surat kendaraan. Kemudian tangan korban diikat kebelakang. H. Yuli yang merupakan penyewa mobil kemudian membawa kabur mobil milik korban.

Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra menerangkan, tersangka melakukan aksi kejahatan dengan modus yang sama sudah beberapa kali.

“Hari ini berhasil kita ungkap 2 pelaku beserta barang bukti 1 unit kendaraan mobil, Sudah 4 TKP selama 2 bulan ini,” ungkap Kapolres Bangkalan itu.

Akibat perbuatannya tersangka dikenakan pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman penjara paling lama 9 tahun.

Hingga saat pihak kepolisian menetapkan 3 buronan yang berinisial MF, TR, dan N. Semua memiliki peran yang beda-beda, ada yang berperan menodongkan sajam, mengikat korban, mencari pembeli, dan mengantarkan mobil hasil curiannya itu kepada pembeli. (Mp/Sur/Rul)