Ini Alasan Bupati Menunda Pemilihan BPD Serentak di Bangkalan
Cari Berita

Ini Alasan Bupati Menunda Pemilihan BPD Serentak di Bangkalan

Monday, 11 November 2019

R Abdul Latif Amin Imron Bupati Bangkalan.(Foto: Istimewa)

BANGKALAN, Madurapost.co.id - Masyarakat dan kepala desa di kabupaten Bangkalan kembali mengisap jari untuk melaksanakan pemilihan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) serentak. Senin, (11/11/19).

Pasalnya pemilihan yang dijadwalkan pada 9 Oktober 2019, terpaksa ditunda karena bersamaan dengan pelantikan presiden, lalu dijadwalkan ulang oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan  pada 13 November 2019, namun kali lagi gagal.

Hal itu dijelaskan oleh Bupati Bangkalan R Abdul Latif Amin Imron bahwa penundaan pemilihan BPD di kabupaten Bangkalan kerena beberapa faktor yang harus dilalui.

"Atas kesepakatan dengan Polres, Dandim, dan AKD (Asosiasi Kepala Desa), awalnya tanggal 13, tapi diundur karena forkofimda masing-masing kabupaten dan kota ikut rakornas dengan bapak Presiden, sehingga kita tunda pada tanggal 15, ”ujarnya terhadap awak media.

Bupati Bangkalan berharap pada tanggal pemilihan BPD Serentak nantinya bisa berjalan aman dan tentram di tiap-tiap desa yang menyelenggarakan pemilihan BPD.

"Kita berharap berjalan aman dan kondusif, serta memberikan pengamanan ekstra terhadap terhadap titik rawan di masing-masing desa," imbuhnya.

Di sisi lain Sememtara itu, Kapolres Bangakalan AKBP Rama Samtama Akan menurunkan 400 personel dalam perhelatan pemilihan BPD Serentak di kabupaten Bangkalan.

"2/3 kekuatan Polres Bangkalan terploting ke desa aman dan ke desa rawan 1 dan desa rawan 2," ujarnya saat diwawancara. (mp/sur/rul)