Bocah SD di Sampang Dicabuli Dua Kali oleh Pamannya Sendiri
Cari Berita

Bocah SD di Sampang Dicabuli Dua Kali oleh Pamannya Sendiri

Tuesday, 26 November 2019

Tersangka pencabulan anak dibawah umur oleh paman sendiri hingga sampai hamil tiga bulan. (Foto : Saman/Biro Sampang)
SAMPANG, Madurapost.co.id - Tega paman sendiri mencabuli bocah umur (11) inisial Z lantaran cekcok sama istrinya, hingga Mastureh (31) melampiaskan nafsu berahinya terhadap ponakannya sendiri, warga Dusun Terampak, Desa Paopale Daya, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, Senin (25/11/2019).

Kapolres Sampang, AKBP Didit BWS
Melalui Ipda Safriwanto Kanit PPA, mengatakan, tersangka adalah Mastureh, tega telah melakukan tindakan pencabulan terhadap korban yang masih berumur 11 tahun saat korban tidur di dalam kamar sendirian, korban tidak berani melawan lantaran diancam hendak dibunuh. Tak berhenti di situ, Masturah melakukan persetubuhan sampai dua kali dan akhirnya diketahui oleh ibu korban.

"Pada waktu itu ibu korban mendengar dan curiga ada suara aneh di dalam kamar anaknya, setelah lampu dihidupkan ternyata pelaku menyetubuhi anaknya," tuturnya.

Lebih lanjut perwira dengan balok emas di pundaknya itu menambahkan, barang bukti yang berhasil disita diantaranya dua baju korban dan satu sandal jepit.

"Sekaran korban dalam kondisi hamil tiga bulan," tambahnya.

Akibat perbuatanya, Masturah terancam dengan pasal 82 Undang-Undang Nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan kedua atas UU RI Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 5 tahun paling lama 15 tahun penjara. (mp/man/rul)