Samsol: Hari Jadi Kabupaten Bangkalan ke- 488, Bangkalan Harus Move On
Cari Berita

Samsol: Hari Jadi Kabupaten Bangkalan ke- 488, Bangkalan Harus Move On

Thursday, 24 October 2019

Samsol Anggota DPRD Bangkalan
BANGKALAN, Madurapost.co.id - Ucapan selamat hari jadi Kabupaten Bangkalan  ke-488 terus mengalir. Kali ini datang dari anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bangkalan dari fraksi partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) dapil III, Samsol, Kamis (24/10/2019).

Samsol berharap di hari jadi ke-488, kabupaten Bangkalan bisa  berkembang lagi di berbagai sektor, mengingat Bangkalan adalah salah satu kabupaten yang masuk dalam satuan wilayah pembangunan di Jawa Timur, yaitu GERBANG KERTOSUSILA.

"Artinya bangkalan merupakan salah satu wilayah yang sangat strategis secara geografis dan aksesible karena dekat dengan pusat perekonomian Jawa Timur, yaitu Surabaya. Dengan demikian Bangkalan diharapkan menjadi salah satu daerah yang mampu berkembang cepat dan pesat baik dalam perekonomian maupun pembangunan," ungkapnya kepada Madurapost.co.id. Kamis Sore (24/10/2019).

Akan tetapi Samsol tidak bisa memungkiri kalau Bangkalan  masih belom bisa move on dari keterbelakangan segi ekonomi dan pembangunan.

"Rendahnya PAD misalnya, yang masih dikisaran kurang lebih 10%  dari total APBD kita tahun 2019, hal tersebut menjadi salah satu penyebab paling fundamental bagi agenda pembngunan kita.
Mana mungkin kita dapat move on dari keterbelakangan pembngunan kalau orientasi pembangunan kita selalu mengandalkan dana perimbangan dari pusat," tambah pria asal Durin Timur tersebut.

Maka dari itu kedepan kita harus berbenah dari hal yang paling mendasar yaitu meningkatkan pendapatan kita dengan mendorong investasi dari pihak swasta di bidang industri, mengelola potensi pariwisata dan optimalisasi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

"Kalau semua itu bisa kita percepat dengan managemen yang baik dan efisien, bukan tidak mungkin Pendapatan Asli Daerah (PAD) kita meningkat yang kemudian bisa dipergunakan untuk kita move on dari  keterbelakangan pembangunan dan perekonomian masyrakat kita," pungkasnya. (mp/sur/rul).