Proyek Abal-abal di Desa Lemper Ternyata Milik Pj Desa
Cari Berita

Proyek Abal-abal di Desa Lemper Ternyata Milik Pj Desa

Friday, 11 October 2019

Proyek saluran air di Desa Lemper. 
PAMEKASAN, Madurapost.co.id - Proyek pemerintah di Kabupaten Pamekasan rata-rata tidak tertib aturan. Buktinya tidak sedikitnya di antaranya yang melanggar aturan. Baik itu proyek dinas maupun proyek desa.

Seperti proyek pembuatan saluran air di Dusun Tengah, Desa Lemper, Kecamatan Pademawu. Dalam pengerjaannya bisa dikategorikan abal-abal dan tidak ada keterangan lengkap.

LSM Gempur Candra mengatakan, papan informasi pekerjaan merupakan hal yang wajib disertakan sebelum pekerjaan dimulai. Tujuannya agar jelas sumber dananya, realisasi anggarannya, ataupun pelaksana anggarannya.

Dan menyertakan papan informasi pekerjaan secara umum sudah diatur dalam Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 29/PRT/M/2006 tentang Pedoman Persyaratan Teknis Bangunan Gedung dan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 12/PRT/M/2014 tentang Penyelenggaraan Sistem Drainase Perkotaan.

"Dan terkait tata cara pengerjaannya, saya sangat kagum dan juga heran. Karena dari keterangan pekerja dikatakan bahwa kedalaman pondasi sekitar 25 - 30 cm, tapi kenapa saat diukur dengan jari kedalaman pondasi hanya sekitar 4 jari itulah yang sangat mengherankan," ujarnya.

Kemudian tidak sedikit atau bisa dikatakan hampir tidak ada adonan, batu dan bisa disusun dan tidak roboh, sebagian posisi dijejali tanah agar terlihat lebar.

Setelah menanyakan kepada kepala pekerja di lokasi proyek, bahwa proyek ini milik Pj Desa Lemper sebagai penanggung jawab.

"Iya mas, ini pelaksananya pak Pj, coba langsung ke pak Pj untuk lebih jelasnya," ujar pekerjaannya. (mp/uki/lam)