Peringati Hari Jadi Kabupaten Pamekasan Ke-489 Wakil Bupati Pamekasan Lepas Lomba Musik Daul Festival
Cari Berita

Peringati Hari Jadi Kabupaten Pamekasan Ke-489 Wakil Bupati Pamekasan Lepas Lomba Musik Daul Festival

Monday, 28 October 2019

Wakil Bupati Pamekasan Raja'e Saat Melepas Musik Daul Dalam Rangkaian Peringatan Hari Jadi Pamekasan Yang Ke-489.(Foto: Ita/Biro Pamekasan)

PAMEKASAN, MaduraPost.co.id - Dalam rangka memperingati Hari Jadi Pamekasan yang ke-489, Pemkab Pamekasan melalui Dinas Pariwisata Kebudayaan dan Pemuda Olahraga menggelar Madura Musik Daul Festival di depan Hotel front one Jl Jokotole Pamekasan Madura, Jawa Timur. Minggu (27/10) malam.

Acara Madura Musik Daul Festival tersebut di lepas langsung oleh Wakil Bupati Pamekasan, Raja'e. Sebanyak 25 group musik daul dari Kabupaten yang ada di Madura mengikuti lomba tersebut, yakni Pamekasan, Sampang, dan Sumenep.

Tampak hadir dalam acara tersebut, Forkopimda, beberapa Kepala OPD dan para tamu undangan lainnya.

Musik Daul merupakan musik kolaborasi dari berbagai alat musik, musik daul merupakan musik etnik yang tumbuh dan berkembang di bumi gerbang salam.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Pamekasan, Raja'e mengatakan, musik daul yang dikemas dengan parade Festival bertujuan untuk mendorong kreativitas para pelaku seni di Kabupaten Pamekasan.

"Seni budaya telah menjadi bagian gaya hidup dan kebutuhan manusia, musik daul merupakan bagian dari seni budaya lokal yang menjadi bagian dari  hasil cipta dan karya manusia," katanya.

Raja'e berharap, musik Etnik Daul bisa selalu dilestarikan sebagai salah satu kekayaan seni budaya Pamekasan.

"Saat ini, musik Etnik Daul telah menyebar hampir ke seluruh pulau di Madura," ujarnya.

"Melalui musik daul, kita ingin mewujudkan Pamekasan hebat, Rajjah, Bejjrah, tor parjuggeh," harapnya Wakil Bupati Pamekasan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Pamekasan, Ahmad Sjaifuddin, mengatakan, festival musik daul adalah bagian dari kepedulian Pemkab Pamekasan untuk melestarikan kebudayaan daerah.

"Kami ingin melestarikan Budaya daerah dengan cara mengemasnya dalam rangkaian Hari Jadi Pamekasan," Tutupnya. (mp/ita/red)