Masyarakat Minta Proyek Saluran Irigasi Rp 1,3 M di Desa Bicorong Dihentikan
Cari Berita

Masyarakat Minta Proyek Saluran Irigasi Rp 1,3 M di Desa Bicorong Dihentikan

Sunday, 6 October 2019

Pekerjaan Proyek rehabilitasi saluran irigasi DI Raja Desa Bicorong Kecamatan Pakong.(Foto: choliq/Pamekasan)

PAMEKASAN, Madurapost.co.idPemerintah kabupaten Pamekasan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) ahirnya merealisasikan pekerjaan proyek rehabilitasi saluran irigasi DI Raja yang berada di Desa Bicorong Kecamatan Pakong Pamekasan.

Meskipun sempat mendapat penolakan dari sejumlah aktivis karena dianggap tidak tepat sasaran dan kurang bermanfaat. Namun Proyek Rp 1,3 M tersebut tetap dilaksanakan karena sudah selesai lelang.

Melihat realisasi proyek yang saat ini sedang dikerjakan. Gelombang penolakan muncul dari sejumlah masyarakat dan perangkat desa Bicorong yang sekaligus Ketua HIPPA di Desa Bicorong.

Fathurrahman yang merupakan tokoh masyarakat dan ketua Himpunan Petani Pemakai Air (HIPPA) desa Bicorong meminta agar Dinas terkait menghentikan pekerjaan yang saat ini sedang berlangsung.

Hal itu disebabkan karena lokasi yang saat ini sedang dikerjakan masih dalam kondisi layak dan tidak butuh rehabilitasi.

"Pemerintah kok jadi bodoh, masak saluran yang sudah dibangun dibongkar lagi, sedangkan yang rusak parah dibiarkan" Kata Pa'ong. Ahad, 06/10/2019

Lebih lanjut Pa'ong juga mengkritisi sikap Dinas Terkait yang tidak mau berkordinasi dengan pemerintah desa Bicorong terutama pada pengelola saluran air yang tergabung dalam Himpunan Petani Pemakai Air (HIPPA).

Proyek tanpa papan informasi tersebut diminta oleh masyarakat untuk dihentikan dan dipindah ke lokasi lain di Desa Bicorong yang lebih layak.

" Kami akan mengirim surat secara resmi kepada Dinas Terkait agar pekerjaan dipindah ke lokasi yang lebih layak. Kami juga akan menemui Pak Bupati atau Pak Wabup, agar hal seperti ini tidak terulang lagi" Imbuhnya

Sebagaimana diketahui, Proyek rehabilitasi saluran irigasi DI Raja desa Bicorong berada dibawah leding sektor Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kabupaten Pamekasan.

Dalam lelang, Proyek tersebut dimenangkan oleh CV. Srikandi yang beralamat di Jl. Nyalabu Permai II/7 Pamekasan dengan nilai kontrak sebesar Rp 1.374.817.000. (mp/liq/rus)