Herman Finanda; Sumpah Pemuda adalah Ideologi ke - Indonesiaan
Cari Berita

Herman Finanda; Sumpah Pemuda adalah Ideologi ke - Indonesiaan

Monday, 28 October 2019

Herman Finanda Pemuda Katol Barat kecamatan Geger Kabupaten Bangkalan

BANGKALAN, Madurapost.co.id - Sejarah 28 Oktober sebagai Hari Sumpah Pemuda berarti mengingat semangat kaum muda di masa lampau. Kongres pemuda pertama diselenggarakan pada tahun 1926 dalam satu payung organisasi. Senin, (28/10/19).

Setelah dua tahun berselang berbagai dari pemuda wilayah Indonesia kembali berkumpul pada sidang pleno ke-3 Kongres Pemuda Indonesia II pada 28 Oktober 1928 di gedung Indonesisch Club Gebouw (Wisma Indonesia) di Jalan Kramat Raya No.106 Jakarta Pusat, sehingga terbentuklah hari sumpah pemuda di Indonesia.

Dijelaskan pula oleh Herman Finanda Selaku komisi A DPRD Bangkalan, bahwa yang ia ketahui saat membaca sejarah Indonesia bahwa sumpah pemuda dicetuskan oleh sekelompok pemuda Indonesia pada masa pergerakan nasional.

"Pada momen tersebut kalangan pemuda dan organisasi di indonesia yang ikut andil pada Kongres Pemuda II diantaranya Jong Java, Jong Soematra, Pemuda Indonesia, Sekar Rukun, Jong Islamieten Bond, Jong Celebes, Pemuda Kaum Betawi, dan Perhimpunan Pelajar-pelajar Indonesia," terangnya.

Herman Katol sapaan akrab dewan partai Gerindra itu, juga memaparkan bahwa kalangan pemuda pada saat itu berkumpul untuk menentukan ideologi dan nasionalis atas bangsa Indonesia yang masih terkungkung oleh penjajah.

"Itu semua merupakan ideologi ke-Indonesia-an dan puncak pemantapan peristiwa nasional yang membawa semangat nasionalisme ke tingkat yang lebih tinggi," paparnya.

"Semoga pemuda Bangkalan mampu m memberikan konstribusi terhadap bangsa ini,' pungkasnya. (mp/sur/rul)