Dinas Pertanian Pamekasan Ancam Cabut Izin Kios Nakal
Cari Berita

Dinas Pertanian Pamekasan Ancam Cabut Izin Kios Nakal

Monday, 28 October 2019

Dedy Seksi PUPUK Dinas pertanian Pamekasan.(Foto: Fatholla/Biro Pamekasan)

PAMEKASAN, MaduraPost.co.id - Maraknya oknum Kios yang menjual Pupuk bersubsidi melebihi Harga Eceran tertinggi (HET), membuat Dinas Pertanian Kabupaten Pamekasan bereaksi.

Dari temuan di lapangan, beberapa kios di Kecamatan Pasean justru menjual pupuk subsidi melebih harga telah di tentukan bahkan kadang sampai lebih dari 10.000 dari HET.

Kepala Dinas Pertanian Pamekasan, melaui Kasi Pupuk, Dedy, mengatakan, pihaknya akan mencabut izin dari  Kios-kios nakal yang dinilai memeras hak petani. Menurutnya,  Pupuk bersubsidi adalah pupuk yang pengadaan dan penyalurannya mendapat subsidi dari Pemerintah untuk kebutuhan petani.

"Kami akan melakukan Inspeksi ke kios kios yang sudah melampaui penjualan dari HET," Terangnya.

Menurut Dedy, sesuai dengan regulasi yang ada setiap kios harus menjual harga pupuk dengan harga yang ditentukan oleh pemerintah. Sehingga, jika ada jika kios yanh menjual pupuk bersubsidi melebihi HET, maka bisa dijerat dengan pidana.

"Jika terbukti, maka terpaksa kami akan mencabut izin Kios tersebut," pungkas Dedy.

Sementara itu, salah satu pemilik kios di Kecamatan Pasean saat dimintai keterangan mengenai penjualan pupuk yang melebihi HET, berdalih, jika harga tersebut justru sesuai dengan biaya transportasi dan ongkos kuli.

"Dengan harga segitu sudah sesuai dengan biaya para kuli yang menurunkan pupuk dari Fuso dan juga untuk biaya transfortasi," Dalihnya.

Untuk diketahui, HET pupuk bersubsidi diantaranya, Urea dengan HET Rp.90.000, SP-36 dengan HET Rp.100.000, ZA dengan HET Rp.70.000, dan NPK HET Rp. 115.000.(Mp/Fat/Din)