ALPART Datangi Kantor DPRD Pamekasan, Tuding Bank Jatim Memproritaskan pemilik Modal saja
Cari Berita

ALPART Datangi Kantor DPRD Pamekasan, Tuding Bank Jatim Memproritaskan pemilik Modal saja

Wednesday, 9 October 2019

Aksi ALPART Didepan Kantor DPRD Kabupaten Pamekasan

PAMEKASAN, Madurapost.co.id - Aliansi pemuda peduli rakyat (ALPART) Plototi Anggota DPRD  Pamekasan, Mereka Melakukan Aksi Demonstrasi di Halaman kantor Dewan Perwakilan Rakyat Pamekasan madura jawa timur. Rabu (09/10/2019)

Massa aksi yang Membawakan poster dan Ratusan Selebaran pernyataan Sikap tuntutan aksi kepada Ketua Dewan,kepala Bagian keuangan Daerah,dan Kepala Bank Jatim Pamekasan.Mengingat Banyak,nya keluhan Masyarakat dari Sejumlah Nasabah Bank Jatim, karena Pelayanan nya kurang maksimal dan di anggap Lelet serta pelayanan diprioritaskan kepada oknum pemilik modal tertentu,

“Basri korlap aksi menuding pelayanan Bank jatim amburadul”, serta ada indikasi tindak pidana pencucian uang di kec. galis dan kec larangan,dan ada hal yang di tengerai ada keterlibatan oknum bank jatim.

sehingga dengan demikian kami atas nama aliansi pemuda peduli rakyat (ALPART) menuntut kepada pemerintah daerah, terlebih kepada dewan perwakilan rakyat (DPRD) pamekasan untuk menekan Bupati pamekasan ( Badrut Tamam) agar mencabut Kas daerah (KASDA) yang selama ini ada di Bank jatim.Memanggil seluruh pimpinan Bank yang ada di kab pamekasan untuk dimintai kesiapannya dalam mengelola kas daerah.

"Lanjut Basri, sesuai dengan amanat undang undang dalam PP no 39 thn 2007 pasal 18 bahwa yang berwenang Menunjuk itu Bupati,dan tidak harus di monopoli salah satu bank saja,yang dalam hal ini bank jatim pameksan, maka dari itu jangan lagi dari salah satu kalian anggota dewan dijadikan bola pimpong oleh pihak bank jatim,teriak basri di hadapan dewan yang sempat di usir.

menanggapi tuntutan massa aksi, salah satu dewan H.alimaskur, berjanji dan siap besok lusa akan mempertemukan dengan pihak2 yang menjadi tuntutannya adik adik,ungkapnya. (mp/uki/rus)