Yayasan Takmir Masjid Agung Asy-syuhada Bersama PWRI Pamekasan Santuni 1480 Anak Yatim
Cari Berita

Yayasan Takmir Masjid Agung Asy-syuhada Bersama PWRI Pamekasan Santuni 1480 Anak Yatim

Tuesday, 10 September 2019

Yayasan Takmir Masjid Agung Asy-syuhada Bersama PWRI Pamekasan Santuni 1480 Anak Yatim. (Foto: Efita/Biro Pamekasan)

PAMEKASAN, Madurapost.co.id - Dalam rangka memperingati 10 Muharram 1441 H, sebanyak 1480 anak yatim se-Kabupaten Pamekasan mendapat santunan dari Yayasan Takmir Masjid Agung Asy-syuhada, yang bekerjasama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dan Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI), di halaman Masjid Agung Asy-Syuhada, Pamekasan, Madura. Selasa (10/09)

Hadir dalam kegiatan tersebut, Bupati Pamekasan, Wakil Bupati Pamekasan, Sekda, Pimpinan DPRD, Pimpinan Ormas Islam, Ketua dan pengurus Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Pamekasan, Ketua PWRI Kabupaten Pamekasan, serta para anak yatim.

Ketua panitia kegiatan tersebut mengatakan, Yayasan Takmir Masjid Agung Asy-Syuhada Pamekasan menyantuni anak yatim sebanyak 1480 orang se-Kabupaten Pamekasan.

"Hal ini merupakan bentuk kepedulian terhadap para anak yatim, semoga bermanfaat," katanya.

Sementara Bupati Pamekasan, Badrut Tamam dalam sambutannya mengatakan, acara dari ketua dan pengurus takmir serta keluarga besar takmir Masjid Agung menginspirasi kita semua.

Dirinya sangat mengapresiasi karena kegiatan tersebut memberi contoh untuk lebih memperhatikan anak yatim.

"Mudah-mudahan karena kecintaan kita kepada para anak yatim ini, kita mendapatkan pertolongan dari Allah SWT," Kata Bupati Pamekasan, Badrut Tamam.

"Dan menjadi tindakan nyata menyebar cinta kasih sayang kepada seluruh manusia yang yatim atau tidak yatim, termasuk menciptakan atmosfer kehidupan yang lebih baik," tambahnya.

Menurutnya, sangat penting membangun tatanan sosial yang lebih bagus, kepedulian empati dan membangun struktur tatanan masyarakat sosial yang lebih beradab, penting diciptakan oleh setiap para pemimpin.

Selain itu, Ia mengatakan bahwa Pamekasan mempunyai 5 program utama yang akan dilakukan selama 5 tahun ke depan.

"Kesehatan infrastruktur dan ekonomi serta reformasi birokrasi, kita harus melakukan perubahan besar," pungkasnya. (mp/eft/zul)