Penggerebekan Sabu Di Desa Tlagah, Polisi tidak Temukan Barang Bukti
Cari Berita

Penggerebekan Sabu Di Desa Tlagah, Polisi tidak Temukan Barang Bukti

Friday, 6 September 2019

Tabiin, Warga Desa Tlagah, Galis, Bangkalan yang menjadi korban penggerebekan oleh Polisi

BANGKALAN, Madurapost.co.id - Penggerebekah di rumah Tabiin (korban) warga asal desa Tlagah kecamatan Galis kabupaten Bangkalan, pada (2/9/19) yang diduga menyimpan atau memiliki barang narkotika golongan satu, yaitu sabu. Sempat membuat heboh warga setempat. Jumat, (6/9/19).

Pasalnya korban yang kesehariannya dikenal sangat baik terhadap masyarakat, tiba-tiba ada oknum yang mengaku polisi dan mendatangi rumahnya dengan menembakkan pistol ke udara sebagai peringatan.

Adanya insiden itu, mertua dari Tabiin (korban) yang sedang melaksanakan sholat isya' langsung semaput akibat suara gemuruh pistol yang dijadikan peringatan saat penggrebekan berlangsung.

"Mertua saya sampai semaput yang sedang melaksanakan sholat, karena terkejut oleh suara pistol. Penggrebekan itu berjalan cukup lama, kurang lebih dari setengah delapan malam sampai jam sebelas malam. Sedangkan yang digeledah bukan hanya rumah saya, rumah mertua, rumah ipar yang berderetan juga ikut digeledah," Ujarnya saat diwawancara di rumahnya.

"Surat perintah penggerebegan diperlihatkan kepada saya, bahwa ada laporan dan perintah untuk geledah di sini," imbuh Tobiin.

"Ketika saya bertanya ke pihak polisi, ada apa ini pak?, Diam, kamu diam, itu saja yang mereka sampaikan" Tegasnya.

Ketika dikonfirmasi terhadap AKP Sukris Trihartono selaku Kasat Reskoba Polres Bangkalan pihaknya menjelaskan, hingga detik ini masih belum ada informasi.

"Sebentar tak cek dulu ya. Masih belum ada informasi," ujarnya saat dikonfirmasi via telepon seluler oleh awak media.

Dengan insiden tersebut, tuan rumah merasa shock dan merasa malu terhadap warga sekitar. Karena mereka tidak melakukan apapun, seperti kecurigaan yang mengakibatkan kegaduhan ini. (mp/sur/rul)