Nasib Tenaga Honorer Dinilai Tidak Jelas, 12 THL Datangi Komisi A DPRD Bangkalan
Cari Berita

Nasib Tenaga Honorer Dinilai Tidak Jelas, 12 THL Datangi Komisi A DPRD Bangkalan

Friday, 27 September 2019

Mujiburrohman  ketua komisi A saat menanggapi keluhan beberapa OPD di ruangannya.(Foto: Suryadi/Biro Bangkalan)

BANGKALAN, Madurapost.co.id - 12 Tenaga Harian Lepas (THL) dari beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Bangkalan mendatangi Komisi A DPRD Kabupaten Bangkalan terkait nasib tenaga honorer. Jumat, (27/9/19).

Mereka meminta para wakil rakyat memperhatikan nasib mereka kedepannya, karena selama ini tidak ada perhatian khusus dari pemerintah daerah (Pemda) setempat. Diketahui jumlah THL di Bangkalan kurang lebih 3500 orang.

Hal itu disampaikan oleh Agus salah satu THL dari Dinas Perhubungan (Dishub) Bangkalan. Dirinya menyampaikan bahwa selama ini gaji THL hanya Rp. 1.250.000. Belum sesuai dengan Upah Minimum Kota (UMK) yang besarannya Rp. 1.800.000

"Ya kami meminta untuk diperhatikan kesejahteraan THL Kedepan. Selama ini kami menerima gaji 1. 250 ribu, belum setara UMK," tuturnya saat diwawancarai oleh awak media usai

Agus meminta agar lebih memerhatikan THL yang sudah sepuluh tahun ke atas. Karena mereka sudah mengabdi belasan tahun di Bangkalan.

"Tolong yang sudah belasan tahun lebih diperhatikan. Kami ini kerjanya seperti jendral, gajinya kopral,"  imbuhnya sambil tertawa saat menyampaikan selogan tersebut.

Mujiburrahman selaku Ketua Komisi A DPRD Bangkalan dirinya mengungkapkan, sudah menampung semua aspirasi para THL. Kami akan memanggil pihak dan dinas terkait untuk membahas hal ini.

"Tuntutan dari mereka akan kita kawal, kita akan panggil pihak terkait untuk membahas dan ditindaklanjuti," ungkapnya.

Tujuan sejumlah THL mendatangi komisi A yang berasal dari berbagai OPD, berharap kesejahteraan mereka diperhatikan, melihat BPJS naik 100%. (mp/sur/rul).