KUB Nelayan Komentari Terkait Rencana Pengeboran Migas di Sokobanah Sampang
Cari Berita

KUB Nelayan Komentari Terkait Rencana Pengeboran Migas di Sokobanah Sampang

Sunday, 1 September 2019

Aktifitas Para Nelayan di Desa Bira Tengah Sokobanah Sampang
SAMPANG, Madurapost.co.id -Kelompok Usaha Bersama Nelayan Bira Tengah Sokobanah mengomentari terkait bakal di adakannya pengeboran minyak di pantai utara Kabupaten Sampang yang akan dilakukan oleh perusahaan SKK Migas.

Ketua Kelompok Usaha Bersama (KUB), Mastuki, berharap rencana tersebut dibatalkan. Karena menurutnya, kegiatan tersebut akan menimbulkan konflik yang luar biasa kedepannya.

“Kami berharap, kegiatan tersebut tidak berlanjut, karena selain akan merusak ekosistem yang ada dilaut,ini sama sekali tidak menguntungkan bagi para nelayan yang mayoritas mata pencahariannya disitu,” tuturnya kepada Madurapost.co.id. Minggu (01/08/2019).

Lebih lanjut menurut pria yang juga menjadi pengelola Wisata Pantai Lon Malang tersebut mengatakan,kegiatan pengeboran tersebut hanya berpihak kepada elit-elit saja bukan kepada para nelayan.

“Menurut kami kegiatan tersebut (pengeboran.red) bukan solusi yang baik buat peningkatan ekonomi di daerah pantura. Kalau sampai hal itu terjadi maka  kami akan bawah ke ranah hukum karena kami punya SK resmi dari menteri kelautan dan perikanan,” imbuhnya.

Sebelumnya sudah diberitakan,kalau SKK Migas akan mengadakan pengeboran di daerah pantura Kabupaten Sampang tepatnya di Kecamatan Sokobanah.

Akan tetapi hal tersebut dibantah oleh Bupati Sampang, Slamet Junaidi. Menurut Politikus NasDem tersebut belum ada pembicaraan serius terkait permasalahan tersebut.

“Memang ada rencana ada sosialisasi rencana pengeboran tersebut tapi saya tolak. Sosialisasi dulu lah masak asal ngebor,” tutur Bupati Sampang.

Menurut Slamet Junaidi, komitmen dalam kemitraan untuk pembangunan tetap menjadi prioritasnya. Akan tetapi harus ada komunikasi serius. Misalnya dengan melibatkan pihak-pihak terkait.

"Kalau mereka mau ketemu saya,jangan anak buahnya dong,paling tidak Direkturnya temui saya biar ada pembicaraan serius," tandasnya.(mp/ron/rus)