Jalan Nasional Ketapang - Banyuates Rusak dan Berlubang
Cari Berita

Jalan Nasional Ketapang - Banyuates Rusak dan Berlubang

Monday, 23 September 2019

Pengendara motor melintas di Jalan raya Banyusokah, kecamatan Ketapang 

SAMPANG, Madurapost.co.id - Pengendara harus lebih waspada saat melintas di jalan raya Ketapang - Banyuates. Pasalnya, di jalan tersebut banyak titik kerusakan atau lubang jalan yang bisa membahayakan keselamatan pengendara. Seperti di jalan raya Banyusokah, kecamatan Ketapang.

Saiful Bahri, warga desa Banyusokah menuturkan, kerusakan tersebut sudah terjadi lama. Tapi, hingga saat ini pemerintah belum melakukan perbaikan. Padahal jalan berlubang itu berbahaya bagi pengendara, terutama pengendara yang jarang melintas.

"Sudah hampir tiga bulan jalan itu berlubang. Tapi sampai sekarang tak kunjung diperbaiki," tuturnya kepada Madurapost. Senin (23/09/19).

Awalnya jalan tersebut hanya retak dan aspal mengelupas. Tapi karena tidak segera diperbaiki, kerusakan bertambah dan menimbulkan lubang dengan diameter sekitar 33 sentimeter.

Dia mengungkapkan, kerusakan tersebut sudah kali ketiga. Selama ini perbaikan yang dilakukan kurang maksimal, sehingga mudah rusak dan tidak bisa bertahan lama.

"Kerusakan itu berbahaya kalau tidak segera diperbaiki. Tidak semua pengendata tahu kalau di situ ada lubang jalan yang mengangah," katanya.

Pria 53 tahun itu berharap agar pemerintah bisa segera memperbaiki kerusakan tersebut. Tujuannya, agar pengendara bisa lebih aman dan nyaman saat melintas. Apalagi, jalan itu merupakan akses utama warga.

"Kami tidak ingin ada pengendara yang jatuh karena lubang jalan itu," harapnya.


Kepala Pembantu UPT Dinas PU Bina Marga Provinsi Jatim di Sampang Moh Haris mengatakan, Jalan raya Ketapang - Banyuates merupakan jalur nasional. Sehingga, upaya perbaikan semua kerusakan jalan menjadi tanggung jawab Dinas PU Bina Marga Provinsi Jatim di Surabaya.

"Kami akan memberikan laporan terkait kerusakan itu kepada pengawas bidang pemeliharaan jembatan dan jalan nasional. Semoga bisa secepatnya ditindaklanjuti," pungkasnya. (mp/zen/rus)