DPMD Tanggapi tidak Transparansinya Rekrutmen DPD di Desa Kemuning
Cari Berita

DPMD Tanggapi tidak Transparansinya Rekrutmen DPD di Desa Kemuning

Friday, 13 September 2019

Amir Lutfi Kabid Pemdes Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) kabupaten Bangkalan, saat dimintai keterangan oleh awak media.(Foto: Suryadi/Biro Bangkalan)

BANGKALAN, Madurapost.co.id - Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) tanggapi rekrutmen Badan Pemusyaratan Desa (BPD) di Desa Kemuning kecamatan Tragah kabupaten Bangkalan yang dinilai tertutup. Jumat, (13/09/19).

Hal itu ditegaskan oleh Amir Lutfi selaku Kabid Pemdes Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) kabupaten Bangkalan bahwa dirinya akan memanggil pihak kecamatan untuk dimediasi.

"Kami fasilitasi melalui pihak kecamatan, dan kami akan mencari informasi terkait permasalahan itu," ujarnya di hadapan awak media.

Bahkan Amir sapaan akrabnya akan menegur pihak kecamatan yang tidak melakukan kinerja yang sesuai dengan tupoksinya.

"Kami akan panggil pihak kecamatan," tegas Amir.

Berita yang sempat viral sebelumnya pada (9/9/19) terkait Fahmi sala satu pemuda asal desa Kemuning ketika mendaftarkan diri untuk ikut andil dalam pemilihan BPD di tanah kelahirannya.

"Ketika ingin mendaftar ternyata  sudah ditutup," jelasnya

menurut Fahri ada indikasi BPD di desa Kemuning hanya untuk orang-orang terdekat, pasalnya tidak ada sosialisasi terhadap masyarakat di sekitar.

"Malahan, terkesan tertutup dan diduga hanya orang orang terdekatnya saja," ujarnya

Di sisi lain dirinya menilai Kepala Desa tidak urun rembuk, siapa nantinya yang akan mengisi BPD di desa Komuning.

"Penyeleksian BPD di desa kami terkesan tertutup. Padahal, pendaftaran BPD merupakan lembaga perwujudan demokrasi dalam penyelenggaraan pemerintah desa sehingga wajib hukumnya transparan," pintanya.

Hingga berita ini di turunkan Kades Kemuning kecamatan Tragah,saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon seluler, tidak ada jawaban. (mp/sur/rul).