Dinas Sosial Tolak Audiensi Dugaan Penyelewengan BPNT Desa Dempo Barat
Cari Berita

Dinas Sosial Tolak Audiensi Dugaan Penyelewengan BPNT Desa Dempo Barat

Friday, 13 September 2019

Kantor Dinas Sosial Kabupaten Pamekasan. 
PAMEKASAN, Madurapost.co.id - Dugaan penyelewengan program BPNT di Desa Dempo Barat Kecamatan Pasean Kabupaten Pamekasan belum menemukan solusi yang tepat dari Pemerintah Kabupaten Pamekasan.

Justru Pemerintah Kabupaten Pamekasan melalui dinas Sosial terkesan menyalahkan masyarakat yang membuat aduan dan membela agen yang telah dengan sengaja tidak menyampaikan sembako sebagaimana mestinya.

Bahkan Dinas Sosial Kabupaten Pamekasan menolak untuk melakukan audiensi dengan masyarakat desa Dempo Barat yang menjadi korban penyalahgunaan program BPNT.

Penolakan audiensi dari Dinas Sosial dengan alasan Arahan dari Bupati Pamekasan pada saat bulan romadhan yang mengatakan bahwa OPD dilarang menemui LSM atau masyarakat pada saat jam kerja.

Hal itu sangat disayangkan oleh Zaini selaku perwakilan masyarakat desa Dempo Barat yang ingin menyampaikan aspirasinya kepada Dinas Sosial terkait progran BPNT di Desa Dempo Barat.

Menurut Zaini, sangat tidak pantas seorang pejabat menolak untuk menemui masyarakat, apalagi yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat miskin.

"Kami masyarakat miskin hanya ingin menyampaikan aspirasi, tidak mau minta uang, kenapa dinas menolak. Meskipun kami miskin, Kami bukan pengemis," Kata zaini, Jum'at, (13/09/2019).

Sebagaimana diketahui, LSM Jatim Corruption Watch (JCW) Jawa Timur bersama masyarakat desa Dempo Barat mengirim Surat untuk melakukan Audiensi dengan Dinas Sosial Kabupaten Pamekasan.

Audiensi yang rencananya akan dilaksanakan hari Jum'at 13/09 jam 09.30 WIB. Bertujuan untuk mengetahui secara pasti mikanisme program BPNT dan menyampaikan fakta yang sebenarnya terkait penyelewengan sembako dari Progran BPNT yang ada di Desa Dempo Barat. (mp/fat/zul)