2.705 Kendaraan Terkena Tilang Selama Operasi Patuh Semeru di Bangkalan
Cari Berita

2.705 Kendaraan Terkena Tilang Selama Operasi Patuh Semeru di Bangkalan

Wednesday, 11 September 2019

Saat Satlantas Bangkalan melaksanakan Operasi patuh Semeru di Jl. Raya Pemuda kaffa (junok) Bangkalan.(Foto: Suryadi/Biro Bangkalan)

BANGKALAN, Madurapost.co.id - Operasi Semeru dilakukan serentak di Indonesia dari 29 Agustus hingga 11 September 2019. Satlantas Polres Bangkalan lakukan  razia pamungkas di Jl. Raya Pemuda Kaffa (junok) Bangkalan.

Delapan item pelanggaran yang diperhatikan pada operasi patuh Semeru, diantaranya; tidak menggunakan helm, tidak menggunakan sabuk pengaman, melebihi batas kecepatan, mengemudi dalam keadaan mabuk, menggunakan handphone saat berkendara dan pengendara dibawah umur.

Kasat Lantas Polres Bangkalan AKP Mohamad Ardi Wibowo memaparkan, selama operasi dilaksanakan selama 14 hari razia pihaknya sudah menindak 2.705 pelanggar roda dua dan roda empat. Pelanggaran rata-rata tidak memiliki surat lengkap, seperti SIM dan STNK.

“Pelanggaran rata-rata surat tidak lengkap dan tidak memiliki SIM kebanyakan dari pelajar, memang itu sasaran kita. Hingga saat ini 75 barang bukti (BB) kita amankan, kendaraan yang tidak ada suratnya dan masih belum diambil oleh pemiliknya ” ujarnya Rabu, (11/9/19). Usai razia hari terakhir di jalan raya pemuda kaffa (junok) Bangkalan.

“Sore ini banyak pengendara yang tidak menggunakan helm, ini tetap kami tindak-lanjuti melakukan penertiban para pelanggar khususnya roda dua,” pungkasnya. (mp/sur/rul).