Wakil Rakyat Harus Akseleratif dan Progresif Mengawal Program Pemerintah
Cari Berita

Wakil Rakyat Harus Akseleratif dan Progresif Mengawal Program Pemerintah

Friday, 23 August 2019

Kantor DPRD Kabupaten Sampang.

SAMPANG, Madurapost.co.id  - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sampang, telah menetapkan 45 anggota DPRD terpilih untuk periode 2019 - 2024. Perinciannya, 16 caleg Incumben, dan 29 orang merupakan wajah baru di parlemen. Banyaknya anggota DPRD baru diharapkan legislatif bisa lebih akseleratif dan progresif dalam mengawal program pemerintah.

Hal itu disampaikan Dosen Komunikasi Politik Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Surokim Abdussalam kepada Madurapost.co.id, pada Jumat (23/08/19). Dia mengatakan, dengan didominasinya wajah baru di kursi DPRD Sampang tentunya di situ ada nilai plus dan minus.

"Nilai plusnya ialah akan ada semangat baru yang mengarah pada pembaharuan. Sedangkan minusnya yaitu terkait dengan pengalaman kerja. Karena itu mereka harus bisa cepat beradaptasi," ucapnya.

Menurut dia, tantangan terberat yang harus dihadapi DPRD baru ialah berkenaan dengan  bidang tugas legislasi yang meliputi pengawasan dan buggeting. Oleh karena itu mereka harus bisa cepat beradaptasi dan menyesuaikan diri dengan tugas dan tanggung jawab di parelmen.

"DPRD baru harus lebih progresivitas, visioner, dan kompeten dari para seniornya. Terpenting ialah bisa selalu menjaga keharmonisan di lingkungan parlemen," katanya.

Dekan Fisib ini berharap bagi legislator baru diharapkan langsung action dengan tugas parlemen dan proses adaptasi tidak perlu harus lama. Para legislator baru harus bisa akseleratif dan progresif sehingga bisa mengubah performa dewan daerah yang selama ini belum maksimal mengawal program pemerintah dan memperjuangkan kesejahteraan masyarakat.

"Banyaknya legislator incumben yang tidak lolos bisa jadi menunjukkan salah satu indikator ketidak berhasilan mereka menjalanlan tugas sebagai wakil rakyat. Masyarakat bisa jadi sudah tidak respek dengan kinerja mereka selama mengemban amanah. Sehingga menjatuhkan pilihannya kepada caleg baru," katanya.

Tak hanya itu, Peneliti Puskakom Publik ini menyampaikan, mendominasinya legislator baru dikarenakan masyarakat semakin kritis dan membutuhkan peran yang lebih nyata dan konkrit dari kinerja para wakil rakyat.

"Kinerja DPRD menjadi penilaian dan tolok bagi masyarakat. Mereka harus sungguh -sungguh mengawal dan memperjuangkan kesejahteraan masyarakat. Kalau tidak, ya jangan harap akan lama di parlemen," tukasnya.

Untuk diketahui, 45 DPRD Sampang periode 2019 - 2024 akan dilantik dan dikukuhkan di gedung paripurna DPRD pada Minggu (25/08/19). Anggaran untuk pelantikan dan pengukuhan mencapai Rp 400 juta.  (mp/zen/zul)