Terkait Laporan Pungli Prona Desa Bira Barat, Masyarakat Akan Luruk Kejari Sampang
Cari Berita

Terkait Laporan Pungli Prona Desa Bira Barat, Masyarakat Akan Luruk Kejari Sampang

Friday, 23 August 2019

Kantor Kejaksaan Negeri Kabupaten Sampang

SAMPANG, Madurapost.co.id - Adanya dugaan pungutan dalam pembuatan sertifikat tanah dari Program Prona di desa Bira Barat sebesar Rp 2,5 jt  yang diduga dilakukan oleh oknom pemerintah desa Bira Barat kecamatan Katapang akan berbuntut panjang.

Masyarakat Desa Bira Barat kecamatan Ketapang yang merasa menjadi korban pungli akan melakukan aksi di kantor kejaksaan Negeri Kabupaten Sampang.

Hal itu disampaikan masyarakat menyikapi tindakan pihak Kejaksaan Negeri Kabupaten Sampang yang dinilai lambat melakukan proses hukum.

Ditambah dengan informasi yang berkembang di kalangan masyarakat desa Bira Barat, Bahwa Pihak kejaksaan negeri sampang sudah di kondisikan.

"Ini sudah ramai di masyarakat mas, Katanya Pihak kejaksaan sudah dikondisikan oleh orangnya kepala desa"  Kata HM kepada Madurapost

HM (inisial) yang merupakan warga desa Bira Barat meminta agar kepala kejaksaan negeri kabupaten sampang serius menangani laporan warga.

"Ini sudah hampir satu bulan mas, kok belum ada proses atau pemanggilan kepada masyarakat, apa mungkin jaksanya tidur semua" Kata HM

Lebih lanjut HM meminta Kejaksaan Negeri Sampang untuk transparan dalam melakukan proses hukum Pungli Prona di Desa Bira Barat.

" Jangan sampai ada kongkalikong mas. Jangan dikira masyarakat Bira Barat bodoh semua, sehingga mudah dibohongi" Tuturnya

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, bahwa pegiat anti korupsi Jawa Timur bersama masyarakat telah melaporkan dugaan Pungli Prona di Desa Bira Barat ke Kejaksaan Negeri Kabupaten Sampang, 31/07/2019

Namun sampai berita ini dipublikasikan, Pihak kejaksaan Negeri Kabupaten Sampang belum pernah melakukan pemanggilan baik kepada pelapor maupun terlapor. (mp/man/rus)