Proyek PL Dimasa Kepemimpinan Bupati Baddrut Tamam Semakin Semraut
Cari Berita

Advertisement

Proyek PL Dimasa Kepemimpinan Bupati Baddrut Tamam Semakin Semraut

Sunday, 11 August 2019


Contoh Proyek Penunjukan Langsung (PL) yang diduga tumpang tindih berada di Desa Pamoroh, Kec Kadur, Pamekasan

PAMEKASAN, Madurapost.co.id - Sejumlah aktivis dan LSM Dikabupaten Pamekasan menilai bahwa kepemimpinan Baddrut Tamam sebagai bupati Pamekasan belum bisa merubah sistem birokrasi yang ada di kabupaten Pamekasan.

Hal itu menyikapi beberapa proyek yang ada dikabupaten pamekasan yang dinilai tidak tepat sasaran dan terkesan asal jadi.

Proyek Penunjukan Langsung (PL) yang tersebar di beberapa titik di kabupaten Pamekasan  masih menggunakan pola dan sistem lama yang sangat merugikan masyarakat dan terkesan menghamburkan uang negara.

Seperti proyek pembangunan saluran irigasi yang ada di sekitar pondok pesantren Banyuayu desa Pamoroh Kecamatan Kadur.

Pembangunan yang tumpang tindih dan kualitas bahan yang apa adanya adalah bukti lemahnya pengawasan dari pemerintah kabupaten Pamekasan.

Proyek tanpa papan informasi tersebut, juga tidak diketahui oleh kepala desa Pamoroh. Bahkan pekerja proyek juga berdalih tidak tahu siapa pemilik CV dalam proyek tersebut.

Safii salah satu pegiat LSM yang mendatangi lokasi mengatakan bahwa proyek tersebut tidak diketahui penyelenggaranya siapa, Karena semua pekerja menyembunyikannya.

" Yang lebih aneh lagi, masak kepala desa pamoroh juga tidak tahu penyelenggara proyek tersebut" Kata Safii

Khairul kalam selaku aktivis anti korupsi dan pengurus Partai politik dikabupaten pamekasan sangat menyayangkan adanya proyek tersebut.
"Itu jelas ada konspirasi jahat antara pemerintah daerah dan Penyedia jasa yang mengerjakan proyek tersebut" Kata Khairul

Lebih lanjut khairul berharap agar pembangunan dikabupaten pamekasan dibawah kepemimpinan Bupati Baddrut Tamam bisa menjadi lebih baik dan sesuai kebutuhan masyarakat.

" Pembangunan harus disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat, jangan disesuaikan dengan keinginan kontraktor, Kalau realitanya seperti ini, berarti tidak ada bedanya Bupati yang sekarang dengan yang sebelumnya". Imbuhnya. (mp/liq/zul)