Diduga Gelapkan Sembako, Agen BPNT Desa Dempo Barat Akui Diintervesi Mantan Kepala Desa
Cari Berita

Diduga Gelapkan Sembako, Agen BPNT Desa Dempo Barat Akui Diintervesi Mantan Kepala Desa

Sunday, 18 August 2019

Sejumlah Print out milik warga Desa Dempo Barat penerina program BPNT.
PAMEKASAN, Madurapost.co.id - Setelah ramai adanya dugaan penggelapan sembako dari program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang dilakukan oleh oknum agen (e-warong) di Desa Dempo Barat Kecamatan Pasean Kabupaten Pamekasan.

Masyarakat yang sebelumnya hanya mendapatkan print out, kini masyarakat diminta untuk membawa print out tersebut untuk ditukar dengan beras.

Dugaan terjadinya penggelapan sembako yang terjadi di agen BPNT Desa Dempo Barat diduga atas inisiatif dari mantan kepala desa Dempo Barat (Joko).

"Semuanya atas intruksi kepala desa , Kami tidak dilibatkan, kecuali yang berkaitan dengan pendataan dan sosialisasi," kata salah satu agen saat dihubungi via tlpon

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, bahwa Warga Desa Dempo Barat Kecamatan Pasean, harus gigit jari dalam menerima program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Oknum agen diduga menggelapkan sembako BPNT. Sehingga sembako tersebut tak sampai ke tangan penerima.

Warga hanya disuruh datang ke e-warung dan menggesek kartu yang didalamnya sudah terisi saldo Rp 110 ribu per bulan. Kemudian masyarakat disuruh pulang setelah mendapatkan struk penarikan. (mp/saf/rus)