Akibat Longsor 2 Orang Tewas Tertimbun Tanah di Pakong Pamekasan
Cari Berita

Advertisement

Akibat Longsor 2 Orang Tewas Tertimbun Tanah di Pakong Pamekasan

Thursday, 8 August 2019

Lokasi tambang di Dusun Sorok Desa Palalang Kecamatan Pakong

PAMEKASAN, (Madurapost.co.id) - Sebanyak dua orang meninggal dunia dan satu orang mengalami luka berat tertimbun tanah pada saat menambang pasir kapur di Dusun Sorok Desa Palalang Kecamatan Pakong Kabupaten Pamekasan Provinsi Jawa Timur. Rabu (07/08/19). Sekira Pukul, 16:00 Wib.

Diketahui bahwa Khalili dan Mohammad Heri merupakan korban yang meninggal dunia dilokasi. Sedangkan Agus Suyibno alias tayyib patah tulang selangka sebelah kiri pada saat sedang bekerja menambang pasir kapur.

Adapun ketiga korban merupakan masih satu family yang sama-sama warga Dusun Brumbung Rt. 003 / Rw. 003 Desa Batu Ampar Kecamatan Guluk-guluk Kabupaten Sumenep Madura.

Informasi yang dihimpun Crew Madurapost di TKP sebagai berikut, Korban luka berat Tayyib meminta bantuan korban Khalili dan Heri serta Baidawi menggunakan mobil Heri untuk mengangkut hasil galian berupa pasir kapur yang telah diuruk atau ditambang pada hari selasa tgl 6 Agustus 2019 dilahan milik Mad Rasul.

Pada saat korban sedang mengangkut hasil galian tersebut tiba-tiba terjadi longsor dari atas hingga pasir kapur menutupi korban, sehingga korban meninggal dunia ditempat. Diketahui hasil diagnosa kedua orang korban  meninggal dunia karena kehabisan nafas.

AKP Tarsun Kapolsek Pakong saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut, telah terjadi laka sendiri yang mengakibatkan 2 (dua) orang meninggal dunia dan 1 orang mengalami luka berat

"Betul mas telah terjadi musibah pada saat menambang pasir kapur, 2 orang meninggal dunia sedangkan 1 orang luka berat,"kata Kapolsek Pakong saat dikonfirmasi Madurapost melalui line WhatsaApp.

Lahan tersebut, kata AKP Tarsun melanjutkan, merupakan lahan pegunungan milik warga yang disedekahkan untuk diambil batunya bukan dengan sistem bagi hasil antara penambang dan pemilik lahan.

"Tidak benar, jika dikatakan bagi hasil antara penambang dan pemilik lahan, itu murni disedekahkan oleh pemiliknya," jelasnya

Sekedar untuk diketahui informasi dari Pihak keluarga korban yang meninggal dan luka berat tidak akan menuntut, baik secara pidana maupun perdata terhadap kejadian tersebut. (mp/rai/rus)