Dugaan Korupsi Dana Pemilu, Kejari Akan Panggil PPK se Kabupaten Sampang
Cari Berita

Advertisement

Dugaan Korupsi Dana Pemilu, Kejari Akan Panggil PPK se Kabupaten Sampang

Thursday, 18 July 2019

LSM Sekoci Bersama Tim Investigas Kejari Sampang saat Investigasi ke PPK Kecamatan Torjun. (Foto: Imron Muslim/Biro Sampang)

SAMPANG, Madurapost.co.id - Kejaksaan Negeri (Kejari) Sampang akan memanggil seluruh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) se Kabupaten Sampang. Kejari akan mengklarifikasi dugaan tindak pidana korupsi dana pemilu 2019.

Kasi Pidsus Kejari Sampang Edi Sutomo mengatakan, pemanggilan tersebut digelar dalam rangka menindak lanjuti laporan LSM Sekoci. Sebagai tim investasi dari kejaksaan, pihaknya sudah menyelesaikan PPK di tujuh kecamatan dari 14 kecamatan.

Edi mengaku sudah cukup bukti untuk menaikkan status perkara. Datanya dinilai sudah cukup dalam menjalankan proses penyelidikan selama 14 hari kedepan.

Selesai penyelidikan, Edi berjanji akan menggelar jumpa pers. Tujuannya untuk menyampaikan hasil penyidikan. Dimana kemungkinan besar ada tersangka secara berjamaah, sebagaimana dugaan yang disampaikan pelapor.

Tentunya, kata Edi, karena terlapornya adalah PPK 14 kecamatan se Kabupaten Sampang, pihaknya akan memanggil seluruh PPK untuk dimintai keterangan sekaligus sebagai saksi. 

Ketua LSM Sekoci, H. Ach Bahri saat dikonfirmasi melalui Anggotanya bidang Hukum, Abd Kodir, menyatakan akan terus mengawal kasus tersebut hingga tuntas.

"Kami dari LSM Sekoci akan mengawal tuntas kasus ini, guna demi perubahan pesta demokrasi yang jujur, adil, dan transparan," tegas Abd Kodir.

Sebelumnya, Kejari Sampang dan LSM Sekoci mengakui menemukan banyak bukti kejanggalan dan penyimpangan dugaan kuat korupsi yang terstruktur, sistematis dan masif dalam aliran dana ditubuh PPK hingga KPU Sampang.

"Hasil investigasi Kejari sangat mengejutkan, tim kejaksaan menemukan pemotongan sangat terstruktur di sejumlah aliran dana pada sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS)," tuturnya. (mp/ron/red)