Coba Jadi PSK, Calon Pelanggan Pertama Ternyata Suaminya
Cari Berita

Coba Jadi PSK, Calon Pelanggan Pertama Ternyata Suaminya

Wednesday, 10 July 2019

Ilustrasi, AH saat terlibat cekcok dengan NR disebuaj kamar hotel di sby

SURABAYA, (Madurapost.co.id) - Kisah menarik sepasang suami istri yang pisah ranjang selama kurang lebih delapan bulan berahir dengan pertemuan yang tidak diduga.

Laki laki inisial AH (29 Th) ditinggal pergi istrinya NR (28 th) hal itu disebabkan karena AH sebagai suami dianggap laki laki pemalas dan tidak mampu memberikan nafkah kepada NR.

Setelah delapan bulan AH merasa kesepian, AH ingin mencoba melampiaskan birahi seksualnya dengan "Jajan" diluar.  Dia memesan seorang pekerja seks komersial melalui jasa mucikari.

Sesuai kesepakatan, AH dijanjikan bakal bertemu PSK pesanannya di sebuah hotel di Surabaya. Pada hari H, AH pun bergegas ke hotel yang telah disepakati si muncikari.

Namun, betapa kagetnya AH ketika sampai di kamar hotel. Sebab, PSK yang dijanjikan sang muncikari tak lain adalah NR yang merupakan istrinya sendiri yang telah pisah ranjang selama delapan bulan.

Seketika AH bingung sekaligus malu. Hatinya berkecamuk, apalagi sudah terlanjur mengeluarkan uang untuk booking PSK.

"Kadung aku bayar Rp 750 ewu sisan (terlanjur saya bayar Rp 750 ribu, red)," ujarnya saat ditemui di kantor pengacara dekat Pengadilan Agama (PA) Kelas IA Surabaya pertengahan pekan lalu.

Bukannya ber indehoi, AH justru terlibat pertengkaran dengan NR, sampai pertengkaran mereka berlanjut ke loby hotel dan membuat semua karyawan hotel kaget dengan kejadian tersebut.

AH tidak menyangka istrinya rela menjual diri demi uang. Adapun NR juga tak habis pikir karena suaminya ternyata gemar main PSK.

Setelah kejadian itu, perselisihan antara NR dan AH semakin menjadi-jadi. NR akhirnya pulang ke rumah keluarganya di Nganjuk.

Selain itu, NR juga memaksa AH mengurus proses perceraian. Hanya saja, AH mengaku ingin mempertahankan rumah tangganya karena dia juga meyakini NR masih mencintainya. (mp/zai/zul)