Masyarakat Bangkalan Minta Danau TRK Diperhatikan
Cari Berita

Masyarakat Bangkalan Minta Danau TRK Diperhatikan

Monday, 17 June 2019

Masyarakat Minta Danau TRK di Bangkalan Diperhatikan. (Foto: Khoiron/Biro Bangkalan)

BANGKALAN, (madurapost.co.id)- Selama ini danau Taman Rekreasi Kota (TRK) yang dikelola oleh Pemerintah Kabupaten Bangkalan tidak diperhatikan. Hal itu dibuktikan dengan kondisi danau yang berserakan sampah plastik dan botol bekas.

Selain sampah plastik dan bekas botol, kondisi danau itu juga banyak rumput yang menjalar. Tak pelak kondisi itu juga dihuni oleh hewan seperti ular berbisa, biawak dan menciptakan kehidupan nyamuk.

Padahal lokasi TRK berada ditengah-tengah kota Bangkalan yang berselogan kota dzikir dan sholawat. "Kalau diperhatikan sampah yang ada di genangan air membuat kondisi air tidak jernih lagi, apalagi rumputnya yang hidup dipinggir air membuat tidak menarik lagi, bahkan pernah di tempati ular," kata Muzanni salah satu warga Bangkalan yang sedang berkunjung ke TRK tersebut.

Laki-laki yang hobi baca puisi itu mengaku sangat eman. Sebab, potensi lokal tidak dikelola oleh orang yang berkompeten.

"Kalau dikelola oleh orang yang kompeten, bukan tidak mungkin akan banyak dikunjungi oleh orang," terangnya.

Mahasiswa mantan supir truk mengaku kecewa ketika melihat kondisi danau TRK tidak diperhatikan. Dia berharap Pemerintah memperhatikan kebersihan TRK dan harus kreatif melihat potensi lokal.

"Pertama yang harus diperhatikan adalah kinerja para petugasnya, kalau disiplin kan pasti bagus lingkungannya, intinya harus kreatif dan memiliki terobosan baru," jelasnya.

Sementara itu Hasan Faisol kepala dinas budaya dan pariwisata (Disbudpar) kabupaten Bangkalan sempat memiliki wacana untuk membangun danau yang membuat menarik pengunjung.

"Kita sudah merencanakan untuk membuat danau itu ramai dan indah, salah satunya nanti kita rencanakan membuat lampu lampion di areal danau," tuturnya. (mp/oir/zul)