Pasca Libur Lebaran, Pembayaran Wajib Pajak Kendaraan Membludak di Kantor Samsat Sumenep
Cari Berita

Advertisement

Pasca Libur Lebaran, Pembayaran Wajib Pajak Kendaraan Membludak di Kantor Samsat Sumenep

Thursday, 13 June 2019

Pasca Libur Lebaran, Pembayaran Wajib Pajak Kendaraan Membludak di Kantor Samsat Sumenep. (Foto: Eko/Biro Pamekasan)

SUMENEP, (madurapost.co.id) - Pelayanan kantor Samsat Polres Sumenep, Madura, Jawa Timur pasca libur lebaran 2019 membludak dengan warga pemohon pembayaran perpanjangan pajak kendaraan.

Dalam mengantisipasi tambah membludaknya para pemohon pihak Samsat menyediakan mobil Samling yang ditempatkan di depan Taman Adipura dan pokja tambahan yang ditempatkan di depan kantor Samsat tersebut.

AKP Deddy Eka Aprianto, SH (Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Sumenep) melalui Kanit Regident Ipda Agus Prayitno mengatakan, membludaknya warga pemohon pembayaran perpanjangan STNK tahunan tersebut sampai hari ini masih terkendali. Rabu (12/06/2019).

"Alhamdulillah membludaknya warga pemohon pembayaran perpanjangan STNK tahunan tersebut sampai saat ini masih terkendali. Dengan didirikannya pokja tambahan serta dengan adanya mobil samling, itu sangat membantu masyarakat dalam membayar wajib pajak kendaraannya dan dapat terlayani dengan baik". Jelasnya.

Lebih lanjut Ipda Agus Prayitno mengatakan, kalau sebenarnya pada masa libur lebaran kemarin itu masyarakat dapat membayar wajib pajak (WP) tersebut di Indomaret dan Alfamart.

"sebenarnya pada masa libur lebaran kemarin itu masyarakat bisa membayar wajib pajak tersebut di Indomaret dan Alfamart. Akan tetapi masyarakat Sumenep rupanya tetap menginginkan pembayaran itu langsung ke Kantor Samsat". Lanjutnya.

Agus juga menjelaskan, kalau pada pasca libur lebaran saat ini para pemohon yang datang  empat kali lipat dari hari - hari sebelumnya.

"pada hari - hari biasa para pemohon pembayaran perpanjangan STNK tahunan itu yang datang biasanya kurang lebih sekitar 300 orang sedangkan pada pasca libur lebaran saat ini mencapai lima kali lipatnya atau sekitar 1.500 orang. Akan tetapi meskipun nantinya para pemohon tersebut tambah membludak kami siap melayani sampai selesai"pungkasnya. (mp/eko/zul)