Suara PPP Hilang di Kecamatan Pangarengan, Kader PPP Laporkan ke Bawaslu Sampang
Cari Berita

Advertisement

Suara PPP Hilang di Kecamatan Pangarengan, Kader PPP Laporkan ke Bawaslu Sampang

Wednesday, 1 May 2019

Kader PPP Sampang saat mendatangi Kantor Bawaslu, Rabu (01/052/2019) (foto: Imron Muslim/Biro Sampang).

SAMPANG, Madurapost.co.id - Kontestasi Pemilu 2019 baru saja selesai meskipun belum sepenuhnya rampung.

Akan tetapi pasca hajatan demokrasi lima tahunan selesai, masih banyak masalah yang terjadi dibawah dan menjadi pekerjaan rumah (PR) bagi pihak penyelanggara pemilu.

Salah satunya adalah hilangnya suara Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tingkat pusat (DPR-RI) di Kecamatan Pangarengan, Kabupaten Sampang.

Hal itu membuat Kader PPP geram dan langsung melaporkan kejadian ini ke Bawaslu di Jalan Rajawali No. 37 Sampang. Rabu (01/05/2019).

Suara yang hilang terlacak dalam form DA1, Kecamatan Pangarengan, yakni PPP tidak memperoleh satu suarapun.

Padahal dalam dokumen foto C1 Plano di TPS 14 Desa Gulbung, mendapat 68 suara memilih PPP untuk DPR RI. Lalu TPS 15 Desa Gulbung ada 61 suara PPP untuk DPR RI. Di desa-desa lain kemungkinan PPP juga mendapatkan suara.

Hal itu di benarkan oleh Wakil Ketua DPC PPP Kabupaten Sampang, Sukandar. Menurutnya, suara partainya di Kecamatan Pangarengan hilang begitu saja.

“Aneh mas, padahal kami punya bukti file berupa foto C1 Plano kalau suara PPP itu ada,akan tetapi setelah rekapitulasi tingkat kecamatan tidak ada,” kata Sukandar.

Pihaknya berharap Bawaslu segera melakukan tindakan terkait adanya indikasi kecurangan di Kecamatan Pangarengan.

“Meskipun data sementara Dapil Jatim XI, PPP mendapatkan satu kursi kami tetap akan mengungkap kecurangan ini sampai tuntas. Satu suara bagi kami sangat berharga apalagi ratusan suara,” ujar politisi asal Sokobanah ini.

Hingga berita ini diturunkan, Ketua Bawaslu Sampang, Insiyatun belum bisa memberi keterangan, saat madurapost.co.id memghubungu via pesan Whatsappnya (WA) tidak membalas. (mp/ron/zul)