Abdussalam; Saya Siap Menjadi Penyambung Lidah Rakyat
Cari Berita

Advertisement

Abdussalam; Saya Siap Menjadi Penyambung Lidah Rakyat

Friday, 5 April 2019

Abdussalam saat sosialisasi ke Masyarakat.

PAMEKASAN, Madurapost.co.id - Pemuda merupakan jiwa yang tidak lepas dari semangat, energik, milenial, mudah bergaul, dan potensial.

Begitu pula jiwa yang dimiliki Abdussalam, Calon Legislatif (Caleg) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dari Partai Partai persatuan indonesia (Perindo), Dapil V nomor urut 2.

Berdomisili di Deesa Deasok, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan, meski berasal dari keluarga kurang mampu, tapi kegigihannya dalam mensejahterakan masyarakat sangat luar biasa.


Bahkan, masyarakat hampir di katakan di Pamekasan mengenal sosok abdussalam, karna dia bekerja lebih banyak membantu dalam kesosialan di kalangan masyarakat.

“Maksud dan tujuan saya mencalonkan sebetulnya tidak ada niatan, tapi berhubung kinerja dari pada legislatif yang kemarin saya nilai kurang maksimal keberpihakannya pada rakyat, sehingga saya harus hadir untuk menjalankan foksi yang sebenar benarnya, sesuai dengan slogan dewan perwakilan rakyat, partai perindo bagi saya sangat cocok,” tuturnya. Juma'at, (5/4/19).

Salah satu contoh yg telah dilakukan oleh Abdussalam adalah, kegiatan fugging di beberapa titik lokasi yang ada di Pamekasan, bersama calon anggota Dewan dari provensi no 2, dan juga calon dari pusat juga ikut kegiatan di maksud, yaitu dapil jatim no urut 1, santi Paramita.

Oleh sebab itu, Abdussalam mengatakan, bahwa dengan contoh awal kekompakan dalam mensejahtrakan masyarakat sangat sesuai dengan tujuan awal dan niatan awal masuk partai Perindo.

“Rakyat Pamekasan jangan sampai salah dalam memilih calon wakil rakyat, hari ini saya Abdussalam resmi mencalonkan diri lewat perindo, demi menciptakan kesejahteraan masyarakat Pamekasan khususnya Larangan, Galis, Pademawu,” jelasnya.

“Sekali lagi jangan sampai salah pilih khusus dapil 5. Pilihlah partai no 9. Perindo, DPRD nomer urut 2. ABDUSSALAM, InsyaAllah Amanah,” pungkasnya. (Beritama/liq/zul).